Langsung ke konten utama

IMAN YANG KUAT

IMAN YANG KUAT


Selama Anda masih berada di dunia ini, Anda masih membutuhkan iman. Berarti ketika Anda di surga Anda sudah tidak membutuhkan iman. Yang kekal adalah kasih Tuhan. Apakah arti iman yang sesungguhnya?
Ibrani 11:1 : Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Ketika sesuatu hal yang mustahil menghampiri Anda, tetaplah berjalan walau Anda tidak melihat. Itulah iman. Lalu bagaimana Anda tetap mempertahankan kualitas iman? Setiap orang memiliki kualitas iman yang berbeda-beda. Maka dari itu Anda membutuhkan solusi untuk memperoleh kualitas iman yang baik. Kualitas iman menghasilkan apa yang Anda peroleh. Berikut ini adalah 4 kualitas iman yang perlu Anda ketahui :
1. Iman Anda bisa lemah atau kuat.
Roma 4:19-20 : Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahuinya, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira- kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia di perkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah.
Kualitas iman yang pertama ini terkadang dimiliki orang –orang yang sudah lahir baru dan mengenal Allah secara pribadi. Namun, ketika ketika orang itu mendapat sebuah persoalan yang luar biasa, iman itu bisa redup dan bahkan mati. Namun, Tuhan memberikan Abraham dan Sara untuk menjadi teladan bagi setiap orang percaya bahwa Anda harus memiliki iman yang kuat.
2. Iman yang teruji dan tidak teruji
1 Petrus 1:7 : Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya.
Kualitas iman yang kedua adalah iman yang dimiliki orang –orang yang memang diuji oleh Tuhan. Contohnya saja Ayub. Ayub adalah salah satu tokoh alkitab yang memang imannya sudah teruji. Allah sudah tidak meragukan kepercayaan Ayub kepadaNya. Marilah menjadi Ayub-ayub masa kini.
3. Iman kecil atau besar
Matius 8:10-12
Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikutiNya:
“ Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Kualitas iman yang ketiga adalah iman kecil atau besar. Mungkin beberapa dari Anda memiliki kualitas iman yang ketiga ini. Bukan berarti ketika Anda sudah mengikut Tuhan, Anda memiliki iman yang besar. Iman bukan timbul ketika Anda melayani di gereja, makan semeja dengan seorang pendeta, ataupun menjadi istri seorang pendeta. Namun, iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan. Siapapun Anda, Anda bisa memiliki iman yang besar.
4. Kekurangan iman / Berlimpah dalam iman
1 Tesalonika 3:10 : Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.
Kualitas iman yang terakhir adalah kekurangan iman atau berlimpah dalam iman. Setelah Anda memiliki iman, Anda perlu mengasah dan menambahkannya. Dengan cara apa ? Dengan menambahkannya melalui Doa dan firman Tuhan. Banyak orang yang memiliki kualitas iman seperti ini. Kekurangan iman disebabkan karena kurangnya pengenalan akan Tuhan.
Yang terpenting dalam kualitas iman adalah menerapkannya dalam tindakan. Jika iman tidak disertai dengan perbuatan, Anda tidak akan bisa melihat hasil dari iman, yaitu kemurahan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati!. Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI 1 Petrus 5:1-6 Melayani menjadi satu respons yang indah ketika seseorang mengalami hidup yang diberkati Tuhan. Bukan saja mereka yang duduk di dalam jabatan, bukan saja mereka yang berada di dalam satu pelayanan di dalam gereja, setiap anak Tuhan sepatutnya dan seharusnya memiliki prinsip hidup kita adalah hidup yang melayani Tuhan. Surat 1 Petrus , khususnya pasal ke 5 adalah satu bagian dimana Petrus yang sudah tua sedang berbicara kepada hamba-hamba Tuhan yang masih muda, dan juga kepada badan-badan pengurus gereja dimana mereka melayani. Tetapi saya juga yakin dan percaya firman Tuhan ini relevan diberikan untuk setiap kita, memberi direksi bagaimana sikap kita, hidup kita melayani Kristus yang sudah datang terlebih dahulu sebagai Gembala kita yang agung yang melayani kita semua. Ada 3 Bagian tentang Hamba-hamba Tuhan yang Masih Muda Ada 3 bagian di sini, bagian pertama, ayat 1 berbicara mengenai dasar kenapa hidup kita melayani...

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN Dalam sepanjang hidup ini, setiap dari kita tentunya sudah pernah merasakan  kebaikan Tuhan. Kita ada sampai dengan saat ini dalam keadaan yang baik tanpa kekurangan suatu apapun, juga merupakan salah satu anugrah serta kebaikan Tuhan yang patut kita syukuri. Bahkan sedikit atau banyak kita semua pasti pernah mendapatkan anugrah dari Tuhan, apakah itu berupa kesembuhan, berkat ataupun pertolongan Tuhan yang lain, sebab Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh dengan kebaikan dan kemurahan. Kebaikan terbesar yang Tuhan nyatakan yaitu ketika Ia rela mengorbankan diriNya di atas kayu salib bagi keselamatan umat manusia, dan tidak ada yang dapat menandingi kebaikan Tuhan. Oleh sebab itu, setiap hari kita perlu bersyukur atas kebaikan yang Tuhan nyatakan. Jangan pernah mengeluhkan kondisi yang kita alami, sebab ketika kita dapat bersyukur kita akan dapat melihat kebaikan Tuhan yang lebih besar lagi. Mazmur 34:9 mengatakan kecaplah ...

SALING MENGHARGA ITU PERLU

SALING MENGHARGA ITU PERLU ROMA 12 : 10 Tuhan menghendaki agar kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat Sebuah kalimat mengatakan: “Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda, tak ada yang sama bahkan anak kembar sekalipun.” Dalam lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, kita pasti sudah menemukan banyak perbedaan, beda pendapat, pemikiran, kepribadian, kebiasaan, minat, dan lain sebagainya. Perbedaan itu akan semakin besar jika kita melihat dalam lingkup masyarakat dan negara. Negara kita adalah negara yang memiliki begitu banyak perbedaan, namun justru di situlah letak kekayaan dan kekuatan kita. Tentu kita akan mengalami perbedaan pendapat dan saling bergesekan dalam berbagai aspek, namun jika kita tetap saling menghargai, gesekan itu justru menajamkan pikiran, cara pandang, dan juga wawasan kita. Perbedaan itu harus kita syukuri dan hargai. Kita tidak harus mempunyai pikiran ya...