Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label penyertaan Tuhan

Perjalanan Kehidupan Kita

Perjalanan Kehidupan Kita Mazmur 90:10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap . Ini artinya, kalau nantinya kita bisa hidup sampai lebih dari tujuh puluh tahun sekalipun, tidak ada suatu kesenangan apapun yang bisa kita nikmati di usia itu. Kita harus berpikir secara realistis. Berpikir artinya; menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu. Supaya kita tidak salah mengambil sebuah keputusan. Di usia yang setua itu, setiap manusia akan diperhadapkan dengan begitu banyak masalah kesehatan tubuh, dimana tubuh manusia di masa tua sudah semakin rentan terhadap berbagai penyakit. Jadi seperti yang firman Tuhan katakan; “ jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan” Itulah kenapa kita harus berpikir sedemikian rupa, sehingga dalam perjalanan hidup ini kita bisa m...

Jangan Takut, Tuhan Menyertai

Jangan Takut, Tuhan Menyertai Matius 14:22-23 Kisah Yesus berjalan di atas air ditempatkan setelah perikop yang mengisahkan jaminan hidup yang Yesus berikan bagimanusia. Yesus melayani makan bagi 5000 orang (lih. Mat 14:13-21). Selanjutnya Yesus memerintahkan murid-muridNya naik ke perahu dan mendahuluiNya ke seberang, untuk melanjutkan pelayanan. Perjalanan murid-muridNya ternyata mendapat ancaman. Perahu mereka diombang –ambingkan gelombang laut, karena angin sakal. Situasi ini terjadi pada tengah malam yang gelap, dan tentu saja membuat murid-muridNya menjadi panik. Pada saat itu pula, Yesus datang kepada mereka dengan berjalan diatas air, kehadiran Yesus di sekitar perahu pada malam gelap gulita itu tidak mudah dikenal para murid. Di tengah kepanikan itu, mereka hanya melihat bayang-bayang dan menambah ketakutan, sehingga mereka berteriak: “itu hantu”. Disaatkepanikan dan ketakutan melanda para murid itu. Yesus berkata: “Tenanglah! Aku ini, jangan takut!. Para mur...