Bukan Pilot Duniawi, Tetapi Pilot Sorgawi Yohanes 21:1-19 Pada bulan desember tahun 2006 yang lalu, salah satu stasiun televisi swasta merayakan natal dengan menayangkan kisah sejati seorang calon pilot yang mengalami ujian terbang terakhirnya, pesawat yang dia kemudikan menabrak dan terbakar hebat. Dalam keadaan tidak sadarkan diri dia terpanggang di dalam pesawat. Walaupun akhirnya selamat tetapi separo tubuh bagian atas mengalami kerusakan hebat dan mengakibatkan cacat fisik yang tidak bisa pulih walaupun telah dioperasi plastik dua puluh lima kali. Wajahnya mengerikan menjasi seperti monster. Menghadapi kenyataan ini, Dwi yang dulu periang, percaya diri, yakin bahwa masa depannya akan cerah tiba-tiba berubah seratus delapan puluh derajat. Dia murung, mudah marah, merasa masa depannya hancur. Dia protes kepada Tuhan kenapa cita-citanya yang selangkah lagi tercapai Tuham ambil. Ditengah-tengah keterpurukanny...