Langsung ke konten utama

Nabi-Nabi palsu

Nabi-Nabi Palsu
Yeremia 23:16-32



Saudara  saudaraku yang dikasihi Tuhan,  kehadiran nabi-nabi palsu  memang sangat  membingungkan umat Tuhan.  Mereka menganggap berita yang disampaikan adalah berita yang benar dan seakan akan sebagai utusan Tuhan,  Allah Israel. Padahal mereka bukan utusan Allah. Mereka sebenarnya pemuja dewa baal. Berita-berita yang disampaikan bukan lagi berita dari Allah.  Ketika Yeremia mengingat kan Israel,  nabi-nabi palsu menghasut umat Allah untuk melawan Yeremia sambil menuduh  bahwa Yeremia telah menghujat nama Allah.  Tentu saja Bangsa Israel sangat marah kepada Yeremia.  Sebab dalam ketentuan hukum taurat,  yanf menghujat nama Allah patut dihukum mati.
Untuk kesekian kalinya Allah mengutus Yeremia untuk menjumpai Israel umat pilihan Allah berharap  umat pilihannya itu bisa sadar.
Adalah tugas kita untuk menyampaikan suara kenabian di tengah-tengah belantara kesombongan manusia.  Adalah tugas kita untuk mengingat kan mereka bahwa kehendak dan rencana Allah jauh lebih berharga dari pada ajaran-ajaran yang bisa membawa kehacuran umat manusia.  Allah tidak melarang manusia mengembangkan akal nya.  Allah tidak membatasi perkembangan ilmu pengetahuan.  Tetapi juga harus diingatkan  bahwa tidak benar kalau kemudian manusia memperilah atau mendewakan ilmu pengetahuan.  Seakan-akan ilmu pengetahuanlah yang paling berharga dan paling menentukan masa depan manusia sehingga manusia harus tunduk dan menyembah nya.
Allah tidak bermimpi ketika merencanakan karya penyelamatan. Allah sadar bahwa manusia pada dasarnya tidak mampu menyelamatkan diri nya sendiri.  Itulah sebabnya Allah menyatakan diri dalam Yesus.  Dan apa yang dikerjakan oleh Yesus  juga Bukan mimpi,  Yesus berkarya dalam realitas kehidupan manusia. Tuhan Yesus memberkati!.  Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI 1 Petrus 5:1-6 Melayani menjadi satu respons yang indah ketika seseorang mengalami hidup yang diberkati Tuhan. Bukan saja mereka yang duduk di dalam jabatan, bukan saja mereka yang berada di dalam satu pelayanan di dalam gereja, setiap anak Tuhan sepatutnya dan seharusnya memiliki prinsip hidup kita adalah hidup yang melayani Tuhan. Surat 1 Petrus , khususnya pasal ke 5 adalah satu bagian dimana Petrus yang sudah tua sedang berbicara kepada hamba-hamba Tuhan yang masih muda, dan juga kepada badan-badan pengurus gereja dimana mereka melayani. Tetapi saya juga yakin dan percaya firman Tuhan ini relevan diberikan untuk setiap kita, memberi direksi bagaimana sikap kita, hidup kita melayani Kristus yang sudah datang terlebih dahulu sebagai Gembala kita yang agung yang melayani kita semua. Ada 3 Bagian tentang Hamba-hamba Tuhan yang Masih Muda Ada 3 bagian di sini, bagian pertama, ayat 1 berbicara mengenai dasar kenapa hidup kita melayani...

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN Dalam sepanjang hidup ini, setiap dari kita tentunya sudah pernah merasakan  kebaikan Tuhan. Kita ada sampai dengan saat ini dalam keadaan yang baik tanpa kekurangan suatu apapun, juga merupakan salah satu anugrah serta kebaikan Tuhan yang patut kita syukuri. Bahkan sedikit atau banyak kita semua pasti pernah mendapatkan anugrah dari Tuhan, apakah itu berupa kesembuhan, berkat ataupun pertolongan Tuhan yang lain, sebab Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh dengan kebaikan dan kemurahan. Kebaikan terbesar yang Tuhan nyatakan yaitu ketika Ia rela mengorbankan diriNya di atas kayu salib bagi keselamatan umat manusia, dan tidak ada yang dapat menandingi kebaikan Tuhan. Oleh sebab itu, setiap hari kita perlu bersyukur atas kebaikan yang Tuhan nyatakan. Jangan pernah mengeluhkan kondisi yang kita alami, sebab ketika kita dapat bersyukur kita akan dapat melihat kebaikan Tuhan yang lebih besar lagi. Mazmur 34:9 mengatakan kecaplah ...

SALING MENGHARGA ITU PERLU

SALING MENGHARGA ITU PERLU ROMA 12 : 10 Tuhan menghendaki agar kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat Sebuah kalimat mengatakan: “Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda, tak ada yang sama bahkan anak kembar sekalipun.” Dalam lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, kita pasti sudah menemukan banyak perbedaan, beda pendapat, pemikiran, kepribadian, kebiasaan, minat, dan lain sebagainya. Perbedaan itu akan semakin besar jika kita melihat dalam lingkup masyarakat dan negara. Negara kita adalah negara yang memiliki begitu banyak perbedaan, namun justru di situlah letak kekayaan dan kekuatan kita. Tentu kita akan mengalami perbedaan pendapat dan saling bergesekan dalam berbagai aspek, namun jika kita tetap saling menghargai, gesekan itu justru menajamkan pikiran, cara pandang, dan juga wawasan kita. Perbedaan itu harus kita syukuri dan hargai. Kita tidak harus mempunyai pikiran ya...