Langsung ke konten utama

MEMPERSIAPKAN JALAN TUHAN


MEMPERSIAPKAN JALAN TUHAN
LUKAS 3:1-6

Dari berita yang termuat di korang, majalah atau juga yang disiarkan melalui radio dan televisi kita bisa mengetahui keadaan yang sedang terjadi di tempat lain, baik di luar negeri maupun dalam negeri. Karena begitu canggihnya sarana pemberitaan yang ada, maka peristiwa yang pada hari ini terjadi bisa kida dengar hari ini juga.
Kalau diperhatikkan dengan seksama, berita-brita yang kita dengar banyak memberitakan tentang tindak kekerasan. Ketidak adilan. Melalui berita yang disampaikan kita bisa menilai ulah para politisi kita yang mempunyai ambisi akan kekuasaan.
Bertindak atau berbuat sesuatu di tengah-tengah situasi yang kritis ini tidak mudah. Lagi pula, apa artinya kita jika dibandingkan dengan kekuatan-kekuatan yang berdiri dibalik peristiwa yang terjadi. Apa artinya kita jika dibandingkan dengan besarnya kekuasaan yang dimiliki oleh para penguasa yang korup atau tidak adil itu? Mungkin yang bisa kita lakukan hanya marah-marah. Itu pun tidak  menyelesaikan masalah korupsi, keetidakadilan, tindak kekerasan dsb. Tidak bisa bertindak dan berbuat sesuatu. Dan selaras dengan seruan Yohanes Pembatis “Persiapkan jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”.
Kita sudah dibekali yang cukup oleh Tuhan. Bekal yang disediakan untuk kita ialah tangan, kaki, tubuh yang sehat, kemampuan dsb. Apakah pemberian Tuhan itu sudah kita manfaatkan dengan baik dan sebagaimana mestinya? Atau justru kita merasa sayang kalau harus memanfaatkan denganbaik sebgaaimana mestinya?. Saat ini adalah saat untuk bertindak, saat untuk berbuat sesuatu, yaitu mempersiapkan jalan untuk Tuhan yang akan datang. Kalau melihat besarnya tantangan yang sedang dihadapi memang sangat berat, maka mau tidak mau kita harus bertindak. Tuhan Yesus memberkati!. Amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI

MELAYANI TUHAN DENGAN SEPENUH HATI 1 Petrus 5:1-6 Melayani menjadi satu respons yang indah ketika seseorang mengalami hidup yang diberkati Tuhan. Bukan saja mereka yang duduk di dalam jabatan, bukan saja mereka yang berada di dalam satu pelayanan di dalam gereja, setiap anak Tuhan sepatutnya dan seharusnya memiliki prinsip hidup kita adalah hidup yang melayani Tuhan. Surat 1 Petrus , khususnya pasal ke 5 adalah satu bagian dimana Petrus yang sudah tua sedang berbicara kepada hamba-hamba Tuhan yang masih muda, dan juga kepada badan-badan pengurus gereja dimana mereka melayani. Tetapi saya juga yakin dan percaya firman Tuhan ini relevan diberikan untuk setiap kita, memberi direksi bagaimana sikap kita, hidup kita melayani Kristus yang sudah datang terlebih dahulu sebagai Gembala kita yang agung yang melayani kita semua. Ada 3 Bagian tentang Hamba-hamba Tuhan yang Masih Muda Ada 3 bagian di sini, bagian pertama, ayat 1 berbicara mengenai dasar kenapa hidup kita melayani...

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN

BERSYUKUR ATAS ANUGRAH PENYERTAAN TUHAN Dalam sepanjang hidup ini, setiap dari kita tentunya sudah pernah merasakan  kebaikan Tuhan. Kita ada sampai dengan saat ini dalam keadaan yang baik tanpa kekurangan suatu apapun, juga merupakan salah satu anugrah serta kebaikan Tuhan yang patut kita syukuri. Bahkan sedikit atau banyak kita semua pasti pernah mendapatkan anugrah dari Tuhan, apakah itu berupa kesembuhan, berkat ataupun pertolongan Tuhan yang lain, sebab Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang penuh dengan kebaikan dan kemurahan. Kebaikan terbesar yang Tuhan nyatakan yaitu ketika Ia rela mengorbankan diriNya di atas kayu salib bagi keselamatan umat manusia, dan tidak ada yang dapat menandingi kebaikan Tuhan. Oleh sebab itu, setiap hari kita perlu bersyukur atas kebaikan yang Tuhan nyatakan. Jangan pernah mengeluhkan kondisi yang kita alami, sebab ketika kita dapat bersyukur kita akan dapat melihat kebaikan Tuhan yang lebih besar lagi. Mazmur 34:9 mengatakan kecaplah ...

SALING MENGHARGA ITU PERLU

SALING MENGHARGA ITU PERLU ROMA 12 : 10 Tuhan menghendaki agar kita saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat Sebuah kalimat mengatakan: “Jika anda membenci perbedaan, anda sejatinya membenci seluruh manusia. Karena semua manusia diciptakan berbeda, tak ada yang sama bahkan anak kembar sekalipun.” Dalam lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, kita pasti sudah menemukan banyak perbedaan, beda pendapat, pemikiran, kepribadian, kebiasaan, minat, dan lain sebagainya. Perbedaan itu akan semakin besar jika kita melihat dalam lingkup masyarakat dan negara. Negara kita adalah negara yang memiliki begitu banyak perbedaan, namun justru di situlah letak kekayaan dan kekuatan kita. Tentu kita akan mengalami perbedaan pendapat dan saling bergesekan dalam berbagai aspek, namun jika kita tetap saling menghargai, gesekan itu justru menajamkan pikiran, cara pandang, dan juga wawasan kita. Perbedaan itu harus kita syukuri dan hargai. Kita tidak harus mempunyai pikiran ya...