Langsung ke konten utama

Postingan

BERJALAN DALAM PENYERTAAN

BERJALAN DALAM PENYERTAAN KELUARAN 33 : 12 – 23 Masa depan anda diibaratkan seperti kanvas kosong, menunggu anda mulai melukisnya.  Lukisan yang anda buat hanya dibatasi ukuran visi, warna, yang anda taruh di palet dan keinginan anda untuk tetap bekerja sampai selesai. Tuhan membentangkan masa depan yang bersih dan tak berdosa di depan kita.  Mengutip kata-kata John F. Kennedy, “ Kita seharusnya tidak membiarkan rasa takut menghambat kita untuk mengejar harapan. ” Alasan yang mendasar untuk kita tidak takut meraih masa depan adalah penyertaan Tuhan atas kita semua. Bagaimana cara pandang kita untuk memasuki penyertaan Tuhan secara benar ? 1.PENYERTAAN ALLAH DIDASARI ATAS KASIH KARUNIANYA “ 12 – 15” Dalam hidup ini semua hal yang terjadi oleh karena kasih karunia-Nya.  Misalnya, setiap hari kita bisa menghirup oksigen yang telah tersedia dengan gratis.  Dalam kisah ini, Musa meminta Allah untuk menyertai umat-Nya dalam perjalanan menuju tanah per...

WASPADA, JANGAN MEMBANGGAKAN DIRI

WASPADA, JANGAN MEMBANGGAKAN DIRI Ulangan 9:1-6 Pemimpin Nazi Adolf Hitler adalah seorang pemimpin yang sangat berkarismatik, cerdas dan sangat berambisi. Ia sangat mahir   dalam berdiplomasi dan juga sangat ahli dalam menyusun strategi perang banyak yang menyamakannya dengan Tuhan, dengan satu slogan “Hitler Allahnya Jerman!” Jerman kemudian memasuki era kejayaannya dibawah pemerintahan   Hitler. Begitu banyak negara yang takluk kepada Jerman pada waktu itu karena merasa tidak mumgkin bisa mengalahkan Hitler dan pasukannya. Kebanggaan bahkan keangkuhan diri seorang hitler akhirnya dengan keputusannya untuk bunuh diri ketika pasukan sekutu berhasil mengepungnya di bunker pribadinya. Keberhasilan itu seringkali menjadi bagian dalam kehidupan kita ? Apalagi ditengah perkembangan zaman yang menuntut setiap individu harus berprestasi, sehingga setiap orang harus berlomba-lomba untuk mencapai keberhasilan. Oleh karena itu, jikalau kita mendapatkan keberhasilan, jangan p...

KEPALSUAN

KEPALSUAN MATIUS 7:15-23 Berbicara tentang kepalsuan, kita sering dibuat ngeri karenanya. Betapa tidak? Ambil saja contoh tentang kepalsuan bidang perdagangan. Misalnya oli, sekarang banyak beredar oli yang kemasan dan merek sama persis dengan yang asli. Tetapi beggitu dimasukkan dalam mesin, abru tahu kalau oli tadi palsu. Sebab mesin yang semula suaranya halus menjadi kasar. Juga bahan bakar bemsin. Padahal kepalsuan tidak hanya terjadi dalam perdgangan oli atau bensin saja. Kepalsuan juga terjadi di bidang-bidang lain, termasuk dalam kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai, senyum palsu, kebaikan palsu dsb. Tentunya ini akan menimbulkan akibat atau dampak yang kurang baik. Atau bahkan sama sekali merusak tanta kehidupan umat manusia. Saudara, akar dari segala kepalsuan yang terdapat dalam hidup manusia adalah upaya pencapaian “keuntungan” secara cepat. Kalau dalam dunia perdagangan, upaya mencapai keuntungan yang cepat salah satunya adalah memb...

Jaminan Pemeliharaan TUHAN

Jaminan Pemeliharaan TUHAN Mazmur36:6-8 Nama Tuhan adalah menara yang kuat, karena di dalam nama-Nya ada kuasa yang sangat dahsyat;  nama-Nya adalah nama di atas segala nama.  Dalam pemikiran orang Ibrani kuno nama seseorang adalah gambaran dari pribadi orang itu kelak.  Begitu pula dengan nama Tuhan yang adalah pewahyuan dari diri Tuhan sendiri.  Tuhan menghendaki nama-Nya dipuji dan diserukan.  Ketika kita memuji dan menyerukan nama-Nya kita akan mengalami kuasa dari nama itu Mazmur 36 khususnya ay.6-8 ini adalah mazmur yang berisikan renungan tentang kasih setia Allah dalam bentuk puji-pujian dan pengakuan percaya. Kalau kita membaca nas ini yang dipuji pe-mazmur adalah kasih dan setia Allah; keadilan dan hukum Allah. Kasih setia Allah yang menjamin hidup di bumi ciptaan-Nya adalah begitu luas, sehingga tak dapat dibayangkan manusia; kasih setia Tuhan sampai ke langit dan sampai ke awan-awan. Keadilah Tuhan dan hukumNya seperti gunung-gunung yang ...