Langsung ke konten utama

Postingan

BAGAIMANA BERTAHAN TERHADAP PENCOBAN

BAGAIMANA BERTAHAN TERHADAP PENCOBAAN YAKOBUS 1: 2-12   Hidup saya penuh dengan cobaan, cobaan yang pertama belum kelar malah datang lagi cobaan yang berikutnya. Sepertinya kehidupanku merana/sakit bangat Kadang kita pernah berpikir seperti itu, ketika cobaan tak kunjung selesai malah datang cobaan yang berikutnya, membuat kita menyalahkan Tuhan mengapa kita diciptakan kehidupan seperti ini dan menyalahkan diri sendiri. Mengapa kita tak mampu menangani/mengatasi sendiri. sesuai dengan yang di ajarkan oleh Yakobus dalam Yak 1:1-8. Sebenarnya yang menjadi masalah utamanya bukanlah kita seberapa sering kita mengalami pencobaan atau berapa besar pencobaan yang kita hadapi melainkan kita tidak tahu mengapa harus terjadi, mengapa bisa ada pergumulan seperti ini…?????  Sehingga ketika tidak menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut, kita mulai membuat jawaban sendiri. Yaitu Allah tidak peduli, mengikut Tuhan itu tak ada baiknya, yang ada hanyalah penderitaan…??? ...

AIR KEHIDUPAN

AIR KEHIDUPAN Yesaya 12:1-6 Dalam Yesaya 12 : 1 – 6 ini merupakan sebuah kidung pujian syukur yang bersifat umum, sehingga dapat diterapkan pada setiap pengalaman pengampunan dan penghiburan, yang membebaskan manusia dari beban-beban kehidupan yang terbelenggu dalam dosa. Kidung syukur ini juga bisa dikatakan sebagai sebuah doa, kesaksian dan nasehat. Sebagai yang mengalami peristiwa yang menyenangkan, penulis kidung memberikan kesaksian kepada orang lain. Penulis teringat kembali pengampunan yang dinyatakan oleh Allah (ayat 1). Dalam doanya, penulis seakan-akan menceritakan kepada Allah tentang hal-hal yang selama ini selalu bergema di hatinya. Hal ini tidak berarti bahwa penulis kidung menganggap bahwa Allah tidak mengerti perjalanan sejarah hidup manusia. Allah mengetahui apa yang terjadi dalam diri manusia. Dalam (ayat 2), Allah bukan lagi sebagai pembicara tetapi sebagai yang dibicarakan “Allah adalah kekuatan dan nyanyian”. Sebagai nasehat (ayat 3), “Air” adalah sumbe...

PENCURAHAN ROH KUDUS

PENCURAHAN ROH KUDUS BILANGAN 11 24-29 Hanya relasi yang kuat serta akrab yang memampukan orang hidup dalam keterbukaan disetiap pergumulan hidup yang dihadapi. Musa memiliki relasi yang kuat dan akrab dengan Allah. Dia sangat terbuka di hadapan Allah tentang sesuatu hal yang menekan jiwanya yaitu keputusasaan dan patah semangat akibat kedegilan hati Israel. Tekanan yang dihadapi oleh Musa dalam hidupnya sebagai pemimpin umat Israel yang sangat besar akibat kedegilan hati mereka. Musa berhadapan dengan suatu bangsa yang tidak tahu diri. Bangsa israel sudah dibebaskan dari perbudakan atau kuk perhambaan, sudah dibawa keluar   dari mesir, sudah dipilih, diangkat, dibangkitkan sebagai umat Tuhan, namun ternyata tidak sanggup dan tidak bersedia untuk mempertahankan statusnya dan kemuliaannya yang baru. Kenyataannya mereka di satu pihak sebagai umat Tuhan yang baru dan keluarga pemberontak di lain pihak. Perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju tanah terjanji (Kanaan) ...

DIPILIH UNTUK MENJADI LUAR BIASA

 DIPILIH UNTUK MENJADI LUAR BIASA Tuhan mengkhususkan diriNya untuk memakai orang-orang yang menurut pandangan masyarakat dunia secara umum tidak mampu menyelesaikan tugasNya. Musa adalah seseorang yang berumur 80 tahun yang memiliki gangguan pada kemampuannya untuk berbicara atau gagap yang dipakai Tuhan untuk membebaskan sebuah bangsa yang besar. Setelah Gideon bersembunyi dari musuhnya, Tuhan menjadikan ia sebagai seorang prajurit yang gagah berani. Daud adalah anak bungsu yang tidak diperhatikan oleh orang tuanya tetapi mampu membunuh seorang raksasa hanya dengan menggunakan sebuah batu kecil dan kemudian menjadi raja terbesar bangsa Israel. Allah tidak mencari orang-orang yang memiliki kemampuan dan prestasi yang mengesankan, Ia mencari orang-orang yang memiliki kemauan dan yang dengan rendah hati bersedia berlutut kepadaNya dalam penyerahan diri. Menjadi orang biasa dan lemah tidak kemudian membuat Anda menjadi orang yang tidak berguna sama sekali. Justru sebaliknya, ...